|  SELAMAT DATANG DI WEBSITE TELECENTER RUMAH PINTAR KABUPATEN PACITAN  |
      Selasa, 17 Januari 2017    
 PETA LOKASI
 PROGRAM
CSS Menu - Vertical
Sosialisasi
Pelatihan internet bagi masyarakat (petani, nelayan, pedagang, dll)
Pelatihan internet bagi pelajar dan pegawai.
Pelayanan data dan informasi via internet kepada masyarakat.
Mengakses data dan informasi pada pelaku bisnis, petani, nelayan, pedagang.
Menjalin kerjasama dengan lembaga pemerintah maupun lembaga non pemerintah.
Menyelenggarakan studi ke lembaga yang berkaitan dengan perkembangan teknologi informasi.
Membuat angket tentang telecenter.
 KEGIATAN
CSS Menu - Vertical
PELATIHAN KOMPUTER DAN INTERNET DASAR SDN GEMBOK KEC. KEBONAGUNG
PELATIHAN JARINGAN SD/SMP MODEL AL-ISTIQOMAH PACITAN
PELATIHAN MICROSOFT OFFICE POWER POINT SD/SMP MODEL AL-ISTIQOMAH PACITAN
PELATIHAN MICROSOFT OFFICE WORD SD/SMP MODEL AL-ISTIQOMAH PACITAN
 INFORMASI
CSS Menu - Vertical
Telepon Penting
Transportasi Bus
Penginapan
Rumah Makan
Travel Pacitan
 LINK
CSS Menu - Vertical
WEBSITE PEMERINTAH PROPINSI JAWA TIMUR
WEBSITE PEMERINTAH KABUPATEN PACITAN
 STATISTIK
      SEJARAH

          Tahun 2003 UNDP bersama Bappenas (Badan Perencanaan Pembangunan Nasional / National Development Planning Agency) melakukan penelitian tentang pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi  di Indonesia  untuk pembangunan social dan ekonomi di Indonesia dengan nama Asia-Pacific Development Information Programme (APDIP). Tahun 2004 penelitian yang sama dilanjutkan dengan nama Prepatory Assistance for ICTs for Human Development.  Penelitian-penelitian itu menghasilkan dokumen mengenai Tujuh Strategi Pemanfaatan TIK untuk Pengembangan Masyarakat dan proyekPartnership for e-Prosperity for the Poor (Pe-PP).

          Implementasi proyek Pe-PP adalah bentuk percontohan Multipurpose Cummunity Development Telecenter di enam propinsi di Indonesia yang selanjutnya disingkat dengan nama Telecenter. Di Pulau Jawa, tiga telecenter di bawah program Pe-PP adalah di Desa Pabelan Magelang Jawa Tengah (Mei 2004), sedangkan di Jawa Timur berdiri (1) Telecenter “Muneng” Kabupaten Madiun (Mei 2005) dan (2) Telecenter “Semeru” Kabupaten Lumajang (Mei 2005). Selanjutnya sampai tahun 2006 di Jawa Timur telah berdiri replikasi telecenter di 4 daerah, yaitu  (3) Telecenter “Pasir Putih” Kabupaten Situbondo, (4) Telecenter “Drajat” Kabupaten Lamongan, (5) Telecenter “Global” Kabupaten Pamekasan, (6) Telecenter “Prameta” Kabupaten Tuban,

          Tahun 2007 didirikan 4 telecenter, yaitu (7) Telecenter “Mandiri” Kabupaten Bondowoso, (8) Telecenter “Rumpintec” Kabupaten Pacitan, (9) Telecenter  “Planet” Kabupaten Tulungagung, dan (10) Telecenter “Daragati” Kota Malang.

          Tahun 2008 berdiri 4 telecenter, yaitu (11) Telecenter “Agrotech” Kabupaten  Pasuruan, (12) Telecenter “Bromo” Kabupaten Probolinggo, (13) Telecenter “Bumi Penataran” Kabupaten Blitar, dan (14) Telecenter “Anglingdharmo” Kabupaten Bojonegoro.

          Tahun 2009 didirikan juga 4 telecenter, yaitu (15) Telecenter “Hibrid” Kabupaten Trenggalek, (16) Telecenter “Jayati”  Kota Kediri, (17) Telecenter “Asriloka” Kabupaten  Banyuwangi, dan (18) Telecenter “Bekisar”  Kabupaten Sumenep.

          Tahun 2010 didirikan pula 5 telecenter, yaitu (19) Telecenter “Wisnu Murti” Kabupaten Magetan, (20) Telecenter “Kertonegoro” Kabupaten Ngawi, (21) Telecenter “Tanjung Anom” Kabupaten Nganjuk, dan (22) Telecenter “Kraton” Kabupaten Bangkalan, dan (23) Telecenter “Banger” Kota Probolinggo.

          Tahun 2011 menyusul telecenter 6 telecenter baru, yaitu (24) Telecenter “Sakti” Kabupaten Malang, (25) Telecenter Kabupaten Kediri, (26) Telecenter Kabupaten Mojokerto, (27) Telecenter Kabupaten Ponorogo, (28) Telecenter Kota Batu, dan (29) Telecenter Kota Surabaya.

          Namun, ada juga pemerintah daerah yang secara mandiri mendirikan telecenter, yaitu Pemerintah Kabupaten Malang dengan nama (30) Telecenter “Tirtoyudo” dan Pemerintah Kabupaten Tuban sebagai pengembangan telecenter yang sudah ada, yaitu (31) Telecenter “Meteor”.

          Pendirian telecenter di daerah pedesaanmerupakan program pengembangan komunitas lokal dengan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi, untuk itu sebagaimana maksud dan tujuan dibangunnya telecenter, saya harapkan telecenter mampu:

  1. Memberdayakan masyarakatdengan kemudahan akses terhadap informasi dasar seperti informasi pasar, pertanian, perdagangan, pendidikan, kesehatan dan lain-lain;
  2. Meningkatkan kemampuan masyarakatdalam hal mengakses informasi penggunaan komputer, manajemen telecenter dan lain-lain melalui pelatihan-pelatihan;
  3. Mendorong masyarakatuntuk meningkatkan perekonomian setempat dengan kegiatan pembangunan komunitas melalui pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi;
  4. Mengembangkan kerjasamadengan pihak-pihak terkait untuk membangun komunitas local(Gubernur Jawa Timur, 30 Agustus 2005).

        Telecenter merupakan tempat mengakses informasi, berkomunikasi, dan mendapatkan informasi mengenai layanan social dan ekonomi dengan menggunakan sarana TIK yang di antaranya berupa computer dan sambungan ke internet. Telecenter ini dilengkapi dengan seperangkat komputer, koneksi internet, dan fasilitas yang lain sesuai dengan kebutuhan.

TUJUH STRATEGI UNTUK MENGURANGI KEMISKINAN DENGAN PEMANFAATAN TIK

       Telah disadari bahwa penyediaan akses terhadap TIK saja tidak cukup. Banyak program sejenis lain yang gagal karena mengasumsikan bahwa akses terhadap infrastruktur TIK akan serta merta membuat masyarakat setempat memanfaatkannya. Beragam faktor mempengaruhi pemanfaatan telecenter oleh masyarakat. Mengarahkan strategi pembangunan telecenter untuk menjawab tantangan tersebut adalah prasyarat mutlak dalam proses mendirikan telecenter. Berikut ini adalah tujuh strategi untuk mengurangi kemiskinan dengan pemanfaatan TIK yang sedang diuji coba di proyek percontohan Mengurangi Kemiskinan dengan Memanfaatkan Teknologi Informasi dan Komunikasi:

  1. Meningkatkan partisipasi dan kesadaran masyarakat akan manfaat TIK
  2. Infomobilisasi
  3. Menyediakan Akses informasi
  4. Mengembangkan SDM
  5. Membangun Kepemimpinan yang Menjadi Tauladan
  6. Kemitraan
  7. Desentralisasi
© 2012 Telecenter Pemerintah Kabupaten Pacitan